Kamis, 30 Agustus 2012

a true friend


Ini kisah tentang persahabatanku . . .

Kami bertemu kira-kira 4 tahun yang lalu, saat itu kami mash murid baru di SMA
Sama seperti murid baru lainnya kami diharuskan mengikuti masa orientasi, saat itu kebetulan kami masuk dalam satu gugus,  sejujurnya kesan awal pada masing- masing kami sangat buruk  (hehe ._.v)
Salah satu sahabatku waktu tu datang dengan dandanan yang "ajaib" , satu lagi terlihat seperti angel and miss wise( yang ini kedepannya membuat aku "jatuh hati" .FYI = kami ini semua cewe ), satu lagi tipe inceran para kaka kelas, cantik .yang terakhir ini aku kenal duluan karena kita satu SMP, dan aku normal hehe, tapiii tiap hari datang terlambat dan jadi bahan amukan panitia ospek! ( ahahaha :P)

Singkat cerita, awal tahun ajaran baru pun dimulai, ternyata kami juga sekelas \O/ karena merasa ada temen satu gugus kami pun mulai akrab .Entah bagaimana mulainya tapi lambat laun kami saling terikat satu sama lain karena HUTANG! , ya kami saling berhutang satu sama lain sehingga kita tidak pernah saling berjauhan . Seiring berjalannya waktu, ikatan perhutangan itu menjadi ikatan persahabatan .Tapi persahabatan kami tidak semulus kulit bayi banyak permusuhan, kecemburuan, cinta monyet, candaan, tawa bahkan tangisan mengisinya, namun kami bersama-sama melewati waktu-waktu yang labil itu, berusaha mencari jati diri dan menemukan arti kedewasaan .

Banyaknya waktu yang kami habiskan membuat kita memahami karakter dan kebiasaan masing-masing .
Mungkin kami saling memahami melebihi orang tua kita masing-masng. Bahkan sudah menjadi kebiasaan untuk berkumpul dan memberi hadian saat ulangtahun .Sampai  saat ini walaupun kami sudah menempuh jalan masing-masing tapi selalu ada waktu buat berkumpul  dan sepertinya waktu selalu berpihak pada kami sehingga setiap ulangtahun kami selalu bertemu .

Aku bersyukur waktu mempertemukan kita, aku bahagia bisa bersahabat degan mereka,mereka yang selalu membuat aku berdiri saat aku jatuh, yang selalu siap mendengar keluhkesalku, yang selalu membagi cerita kebahagiaan dan kesedihan mereka, berbagi kabar satu sama lain sehingga kami tau semuanya tanpa harus ada disekitar mereka secara raga dan memberi riak-riak kecil  hingga gelombang besar  dalam lautku :)

Aku rasa puluhan ribu lembarpun tidak akan cukup untuk aku berbagi cerita tentang mereka, tapi biarlah kalian tau sedikit saja, banyaknya akan aku simpan sendiri dalam hati dan aku berjanji tidak akan memberi tahu mereka seberapa besar cintaku pada mereka .ssttt ini rahasia!



Ps : Postingan ini di dedikasikan untuk mereka sahabatku .thank you my drama queen for being my best , god bless us :* <3

Kamis, 02 Agustus 2012

spicy


Catatan ini adalah murni dari pemikiran dan hanya pendapat saya saja .saya termasuk orang yang kurang menyukai rasa pedas .
Jika dalam suatu jamuan hanya tersedia masakan pedas maka au akan memilih air putih atau demi sopan santun saya akan memakannya dengan menyingkirkan semua bumbu cabai di piring.

Aku rasa orang-orang yang sangat menggilai rasa pedas kurang bisa merawat dirinya dengan baik
Dan mereka dengan bangga akan berkata "biarin aja, aku udah kena penyakit maagh kok!" dan di lain waktu mereka akan merengek bila penyakitnya kambuh .untuk meredakannya mereka harus meminum obat .

Coba saja mereka mau mengurangi makan pedas sebelum lambung mereka rusak tentu mereka tidak usah repot-repot menahan sakit dan meminum 'racun' untuk menyebuhkannya .Untuk beberapa kondisi mungkin sangat nikmat jika kita memakan makanan yang pedas tapi harus dalam porsi yag wajar .Bukankah dalam semua  kondisi  berlebihan itu tidak baik?Tapi mengapa mereka tidak peduli dan mengganggap  remeh atau cupu kepada orang-orang yang kurang menyukai rasa pedas?

Mereka selalu berdalih bahwa menyukai pedas juga baik untuk kesehatan. Tapi jika sudah membuat lambung rusak itu  menjadi tidak baik untuk kesehatan bukan?Dan lebih aman dengan tidak banyak memakan makanan pedas .

Apalagi jaman sekarang banyak makanan pedas yang tidak asli terbuat dari cabai, di berita-berita TV bahkan untuk membuat pelanggannya mencintai produk mereka mereka menambahkan gel obat gosok untuk sensasi pedas yang 'memabukan' .Atau sambal-sambal yang terbuat dari bahan- bahan yang busuk. Aku rasa itu mengerikan dan merasa bersyukur aku bukan orang yang  menggilai rasa atau masakan pedas

Ps : jika ada yang membaca postingan ini aku harap no hard feeling yaa ini murni pemikiran saya saja yang setuju silahkan, yang tidak setuju tidak apa-apa.  Gomapseumnida~